Suara.com - Satuan Tugas Perlindungan Anak (Satgas PA) menilai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) harus mengaudit TK Jakarta International School (JIS) lantaran tidak berizin. Namun, untuk pencegahan, audit soal izin ini harus dilakukan di seluruh sekolah.
"Kalau sekolah ilegal itu melanggar hukum. Kemendikbud harus melakukan audit, kalau memang tidak ada izin, kalau terbukti beri sanksi atau ditutup," kata ketua Satgas PA Muhammad Iksan saat dihubungi suara.com, Jakarta, Kamis (17/4/2014).
Namun, ia enggan berkomentar soal bagaimana sekolah yang tanpa izin itu tetap bisa beroperasi. Ia hanya menegaskan, Kemendikbud harus segera melakukan audit.
Iksan juga meminta agar Kemendikbud tidak tebang pilih untuk masalah ini, meski sekolah tersebut berdalih berisi anak-anak dari para diplomat. Selama melanggar hukum, kata dia, harus tetap diberi sanksi.
"Kita tak perlu diatur oleh (alasan) diplomat, kalau melanggar jangan takut. Diplomat kan antar negara, kalau sekolah dan pendidikan harus tunduk dengan hukum Indonesia. Sekolah kan bukan negara dalam negara,” tegasnya.
Kemendikbud sendiri telah menyatakan sekolah JIS tidak berizin untuk taman kanak-kanak (TK). Izin yang disodorkan ke Kemendikbud, hanyalah untuk menyelenggarakan pendidikan di tingkat SD hingga SMA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika
-
Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon
-
Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta
-
Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum
-
Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri
-
Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat
-
Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya
-
Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia
-
Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu
-
Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang