Suara.com - Keluarga korban kasus sodomi AK (6) di Jakarta International School (JIS) mendatangi Kantor Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya, Kamis (17/4/2014).
Kedatangan pihak keluarga didampingi oleh kedua pengacaranya, Andi M Asrun dengan O.C Kaligis.
Adapun maksud kedatangan keluarga korban hendak menemui Irjen Kapolda Metro Jaya Dwi Priyatno untuk meminta agar penyidikan kasus ini dengan lancar.
"Hari ini pertemuan dengan Pak Kapolda itu sangat bermanfaat sekali, untuk diperlancar penyelidikan kasus ini ke depan," kata Andi saat ditemui di depan kantor PPA Mapolda Metro Jaya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan, bahwa Kapolda sangat memberikan atensi khusus untuk menyelidiki kasus ini hingga terungkap semua pelakunya.
Karena itu kedatangan keluarga di PPA hari ini diharapkan disambut baik dan penyelidikan siap dilaksanakan oleh pihak penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya.
Saat ini kepolisian sudah menetapkan dua tersangka pelaku, yakni Agun dan Awan yang merupakan karyawan JIS. Keduanya memperkosa AK di toilet sekolah pada 20 Maret 2014 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?
-
Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini
-
Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang
-
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar
-
Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras
-
Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz
-
Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika