Suara.com - Tidak ada gerbong tambahan untuk kereta yang berangkat dari Jakarta menuju Barat, Tengah dan Timur Jawa untuk libur panjang pekan ini, 18-19-20 April 2014.
Hal itu diungkapkan oleh Humas Daerah Operasi (Daops) PT Kereta Api Indonesia (KAI) I, Agus Komarudin saat dihubungi suara.com, Kamis (17/4/2014).
Ketiga jalur ini menggunakan stasiun Senen dan Gambir sebagai pusatnya. Untuk antisipasi anjlokan penumpang, kata dia, hanya akan dilakukan dengan cara optimalisasi rangkaian.
"Daops I tidak ada penambahan kereta. Yang ada hanya optimalisasi rangkaian. Misalnya ada satu kereta membawa 6 gerbong ditambah satu rangkaian," tuturnya.
Dia menambahkan, untuk jalur Daops I ada 55 kereta yang berangkat dari Jakarta menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Total, ada 26.000 seat dan seluruhnya sudah habis terjual.
"Seluruh tiket sudah habis untuk yang tanggal 17 dan 18 untuk tanggal 19 dan 20 masih ada beberapa," katanya.
Agus menerangkan, tidak adanya kereta tambahan pada akhir pekan ini karena tidak ada lonjakan penumpang yang signifikan. Menurutnya, jumlah penumpang pekan ini sama saja dengan penumpang pada setiap pekannya.
"Kalau dibilang ludes ya relatif. Sebenarnya penumpang normal-normal saja. Tiket kereta itu kan bisa dibeli secara online, bisa diatur keberangkatan," ungkapnya.
Terkait penumpukan penumpang, hal itu juga dikarenakan saat weekend, terutama Gambir dan Senen, penumpang memang ramai. Dan itu karena mereka datang sesuai keberangkatan.
Selain itu, untuk menanggulangi penumpang yang berencana menggunakan kereta pada hari ini dan besok, para penumpang harus menunggu calon penumpang lain yang membatalkan perjalanannya. Sebab, tiket kereta api bisa sudah dijual terlebih dahulu dengan sistem online sehingga pembelian bisa dilakukan jauh-jauh hari.
"Ticketing akan dijual kembali kalau ada calon penumpang yang membatalkan keberangkatannya. Itu bisa dilihat 3 jam sebelum waktu keberangkatan," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!