Suara.com - Sebanyak 85 remaja perempuan yang diculik oleh militan Boko Haram, Nigeria belum dibebaskan. Hingga kini baru 44 saja yang dibebaskan, demikian menurut keterangan pemerintah hari Sabtu (18/4/2014).
Penculikan itu terjadi di Chibok, sebuah sekolah yang terletak di negara bagian Borno, minggu ini. Dari 129 siswi yang bersekolah di tempat itu, sebagian besarnya diculik. Namun tidak jelas berapa jumlah pastinya. Usia para siswi tersebut berkisar antara 15 hingga 18 tahun.
Menurut keterangan komisioner pendidikan negara bagian Borno, Inuwa Kubo, 16 siswi berhasil melarikan diri pada malam penculikan. Sementara itu, 28 lainnya berhasil kabur dalam penyekapan. Sebanyak 85 siswi belum kembali.
"Kami selalu berdoa agar siswi kami bisa kembali dalam keadaan sehat," kata Kubo.
Pasukan keamanan Nigeria mengaku bahwa pada hari Rabu lalu telah berhasil membebaskan 8 siswi dalam sebuah operasi penyelamatan. Namun, sehari kemudian, mereka mencabut pernyataan itu. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!