Suara.com - Untuk memperingati Hari Kartini, Senin (21/4/2014), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) bersama Komunitas Perempuan Merah Putih menggelar berbagai acara bertema pelestarian alam.
Di antaranya, penanaman pohon di Hutan Konservasi Gunung Kareumbi, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Selain itu, mereka juga melepaskan satwa rusa ke alam bebas.
"Kegiatan ini lanjutan dari program Perempuan Merah Putih di bidang lingkungan hidup, pada Hari Kartini tahun ini menegaskan bahwa kaum perempuan harus berperan aktif dalam pelestarian lingkungan," kata Koordinator Perempuan Merah Putih, Nunky.
Deputi Pengarusutamaan Gender dan Ekonomi Kementerian PAA, Sulikanti Agustin, menyatakan komitmen kementerian melalui kegiatan ini untuk mendorong kaum perempuan agar lebih giat dan aktif dalam program pelestarian lingkungan hidup.
"Kaum perempuan memiliki posisi strategis dalam menggerakan spirit pelestarian alam dan mengatasi perubahan iklim. Perempuan Indonesia jumlahnya masuk salah satu negara yang terbanyak di dunia sehingga perannya sangat signifikan," kata Sulikanti.
Ia menyebutkan Komunitas Perempuan Merah Putih memiliki komitmen untuk pelestarian lingkungan hidup serta mendorong edukasi masyarakat terkait perubahan iklim.
"Kami memiliki olahraga pecinta alam mendaki gunung di dalam dan luar negeri, kami melakukan edukasi dalam setiap kegiatan fokusnya dalam menghadapi perubahan iklim," katanya.
Menurut Nunky, 'Kartini-Kartini' Indonesia telah banyak berkiprah dalam pengendalian lingkungan yang dilakukan dari rumah dan lingkungan masing-masing.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib