Suara.com - Seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun lolos dari cengkeraman penculik setelah menyanyikan sebuah lagu religi secara berulang-ulang. Entah karena muak atau iba, si penculik melepaskan bocah malang tersebut setelah membawanya lari dengan mobilnya.
Menurut keterangan polisi, Willie Myrick, si bocah, diculik seorang lelaki di Atlanta, Amerika Serikat, beberapa waktu yang lalu. Dengan iming-iming uang, si penculik berhasil mengajaknya mendekat. Kemudian, secepat kilat, si penculik menarik bocah itu ke dalam mobilnya.
Pelaku pun tancap gas. Namun, setelah tiga jam berputar-putar dengan mobilnya, akhirnya di penculik melepaskan Willie. Kabarnya, tindakan Willie selama berada di tangan penculik-lah yang menyelamatkan dirinya.
Willie mengaku terus mendendangkan lagu religi berjudul "Every Praise" selama berada di dalam mobil si penculik. Si penculik, menurut penuturan Willie, terus melontarkan sumpah serapah sambil menyuruh Willie berhenti bernyanyi. Namun, Willie tidak menhentikan nyanyiannya. Entah apa sebabnya, si penculik lalu menghentikan mobilnya, membuka pintu, dan melempar Willie keluar.
Dalam waktu singkat, kisah itu pun menyebar. Willie banyak dipuji karena keberaniannya. Banyak pula yang menduga, si bocah dibebaskan karena menyanyikan lagu religi itu berulang-ulang. Hezekiah Walker, si pencipta lagu "Every Praise" pun rela datang jauh-jauh dari New York untuk menemui si bocah. Dia bersyukur, lagu ciptaanya bisa menyelamatkan seorang anak dari ancaman tindak kejahatan. (Dailymail)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia