Suara.com - Peristiwa yang terjadi di dalam bus bernomor 341 di Kota Toronto, Kanada, ini bukanlah rekayasa. Seorang penumpang bus --tak diketahui namanya-- secara tiba-tiba melepaskan sepatu miliknya untuk diberikan kepada penumpang lainnya yang hanya menggunakan "hairnet" plastik sebagai alas kakinya.
Setelah itu, lelaki berhati mulia yang diperkirakan berusia 27 tahun itu langsung menuruni bus. Tanpa alas kaki, dia memilih berjalan untuk tiba ke lokasi tujuannya.
Surjit Singh Virk, seorang sopir bus, sempat mengabadikan peristiwa langka itu lewat kamera miliknya.
"Kejadian itu membuat hati saya bergetar. Orang biasanya tidak peduli. Sebagai contoh kecil, penumpang biasanya enggan memberikan tempat duduknya meski melihat penumpang lain yang lebih membutuhkannya," kata Surjit yang saat itu sedang tidak bekerja.
"Tapi dia langsung melepas sepatu dan kaos kakinya. Dia berkata ambil ini. Jangan khawatir," kata Surjit meniru ucapan lelaki itu.
Foto Surjit makin tersebar di dunia maya ketika diposting oleh Salim Jiwa seorang pengguna jejaring sosial Facebook. Lebih dari 800 pengguna Facebook langsung menyatakan like terhadap foto ini.
"Peristiwa ini mengingatkan kalau kita ini bersaudara. Jika ada saudara kita tanpa sepatu dan kita memiliki banyak sepatu, kita harus rela menyumbangkannya," kata pengguna akun Facebook, Baljit Sabharwal. (Huffingtonpost)
Berita Terkait
-
Sepatu Salomon Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah untuk Hiking dan Aktivitas Outdoor
-
Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu: Kemiskinan Tak Selamanya Mematikan Harapan
-
5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Satu Sepatu Segala Suasana: Tips Styling Sneakers Putih dari Kantor hingga Kencan
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal