Suara.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, memastikan persiapan Muktamar NU terus berjalan sesuai rencana. Pernyataan itu disampaikan Gus Ipul saat berada di Lampung, Minggu (26/4/2026).
Gus Ipul mengatakan, PBNU telah memutuskan rencana pelaksanaan muktamar pada bulan Agustus 2026. Sebagai tindak lanjut, telah dibentuk panitia kecil yang bertugas menyiapkan susunan kepanitiaan untuk sejumlah agenda organisasi.
Panitia kecil yang dimaksud Gus Ipul adalah penunjukan empat orang yakni Ketua Steering Committee atau SC KH Said Asrori, Sekretaris SC Prof Mohammad Nuh, Ketua Organizing Committee atau OC Saifullah Yusuf, serta Sekretaris OC Amin Said Husni.
“Oh iya, kita sedang terus melakukan persiapan. Kemarin sudah diputuskan rencana muktamar bulan Agustus, dibentuk panitia kecil, dan panitia kecil sekarang sudah menuntaskan susunan kepanitiaan yang memang diperlukan untuk penyelenggaraan Konbes, Munas Alim Ulama, dan Muktamar,” kata Gus Ipul yang juga ketua OC Munas/Konbes dan Muktamar inj.
Menurut Gus Ipul, susunan lengkap kepanitiaan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Rais Aam PBNU dan Ketua Umum PBNU. Ia menegaskan bahwa proses persiapan muktamar berjalan secara bertahap dan tetap mengikuti mekanisme organisasi.
“Intinya bahwa proses persiapan muktamar terus berjalan. Tinggal kita nanti akan melaporkan kepada Rais Aam dan Ketua Umum,” ujarnya.
Terkait peserta muktamar, Gus Ipul menjelaskan bahwa peserta adalah pengurus cabang dan pengurus wilayah yang memiliki surat keputusan atau SK kepengurusan. Sementara itu, SK-SK yang masih terhambat saat ini sedang dibahas oleh tim panel.
Gus Ipul menyebut, tim panel tersebut diketuai Prof. Muhammad Nuh dengan sekretaris Amin Said Husni. Tim ini bertugas menuntaskan SK yang masih tertunda sebelum muktamar berlangsung.
“Untuk itu kepada pengurus wilayah dan cabang kami minta semua fokus untuk persiapan muktamar. Sekali lagi saya ulang, untuk keperluan SK itu sekarang sudah ada tim panel dan sedang dalam pembahasan tim panel secara bertahap,” ujarnya.
Baca Juga: Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Mendagri Dorong Optimalisasi APBD dan Kendalikan Inflasi
Gus Ipul optimistis seluruh proses persiapan dapat berjalan baik dan selesai sebelum muktamar digelar.***
Berita Terkait
-
Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Mendagri Dorong Optimalisasi APBD dan Kendalikan Inflasi
-
Percepat Transisi Energi, Mendagri Dorong Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Mendagri Ingatkan Pemda Kreatif Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral
-
Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
-
Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli
-
Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta
-
Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi
-
Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital
-
KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak