Suara.com - Penyidik Polda Metro Jaya hari ini, Selasa (29/4/2014), melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang lain terkait kasus pelecehan seksual di Jakarta International School (JIS) Pondok Indah.
Selain toilet Anggrek, tempat terjadinya kasus pelecehan seksual terhadap bocah TK JIS, AK (6), juga terjadi di toilet Gymanstic dengan korban yang berbeda.
"Jadi ada toilet lain yang digunakan oleh pelaku, yaitu toilet Gymnastic, dekat kolam renang. Di situ juga ada kejadian anak TK dilecehkan secara seksual di samping toilet Anggrek bawah,” kata Kabid Humas Polda Metro Kombes Pol Rikwanto di Mapolda.
Dia juga menambahkan kalau olah TKP baru itu dilakukan untuk menemukan bukti lain dan untuk mengevaluasi kejadian yang terjadi disana.
“Sedangkan untuk rekonstruksi secara total akan dilakukan kalau sudah lengkap," tambah Rikwanto.
Sebelumnya penyidik sudah melakukan olah TKP toilet Anggrek, tempat para pelaku melakukan aksinya terhadap AK, anak TK di JIS pada bulan Maret 2014 lalu.
Lima tersangka pelaku kini sudah ditahan di Mapolda Metro Jaya, satu tersangka lainnya tewas bunuh diri di toilet penyidik Mapolda Metro Jaya, Sabtu(26/4/2014) lalu.
Berita Terkait
-
Tinggi Air Pintu Pasar Ikan Turun, Genangan Rob di Depan JIS Ikut Surut
-
Masalah Rumput JIS Tak Kunjung Usai, Erick Thohir: Itu Aset Pemda DKI
-
Rano Karno: JIS Siap Hidup Lagi, Pemprov DKI Benahi Akses dan Fasilitas Pendukung
-
Banjir Rob Rendam Jalan Depan JIS, Petugas Gabungan Lakukan Penanganan Ini
-
JIS Lagi Jelek Takut Viral, Alasan Persija Pilih Tampil di Solo Saat Laga Kandang
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
Terkini
-
Ancaman Mata Kering SePeLe di Balik Layar Laptop Mengintai Pekerja Remote, INSTO Dry Eyes Solusinya
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Diperiksa KPK, Terseret Pusaran Korupsi Bupati Bekasi?
-
KIP Perintahkan KPU Serahkan Salinan Ijazah Jokowi, Diberi Waktu 14 Hari untuk Banding
-
Aplikasi Dapodik 2026.b PAUD Diluncurkan, Operator Wajib Lakukan Instal Ulang
-
Terbongkar, Ini Daftar 9 Informasi Ijazah Jokowi yang Sengaja Ditutupi KPU
-
Simbol X di Masker Warnai Sidang Vonis Laras Faizati di PN Jaksel, Apa Maknanya?
-
Detik-detik Menegangkan Sidang Vonis Laras Faizati: Pendukung Riuh, Berharap Bebas Sekarang Juga
-
Presiden Prabowo Kumpulkan Rektor dan Guru Besar di Istana, Ini Isu yang Dibahas
-
Polemik Pasal Nikah Siri di KUHP Baru, Selly: Bukan Kriminalisasi Agama, Tapi Perisai bagi Perempuan
-
Jelang Vonis, Laras Faizati Berharap Hukum Lindungi Hak Bersuara: Doakan Saya Pulang Hari Ini