- Jumlah penumpang Commuter Line di Stasiun JIS melonjak 300 persen pada akhir pekan, mencapai 4.203 orang periode 22-28 Juni 2026.
- Peningkatan volume penumpang dipicu oleh aktivitas masyarakat yang berkunjung ke kawasan stadion untuk berolahraga dan menikmati ruang publik.
- Sebanyak 1.232 pengguna telah memanfaatkan program tarif khusus Rp1 yang disediakan untuk rute Stasiun JIS di Jakarta Utara.
Suara.com - Jumlah pengguna Commuter Line di Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) melonjak hingga 300 persen pada akhir pekan sejak stasiun tersebut resmi beroperasi.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengungkapkan, peningkatan tersebut dipicu oleh aktivitas warga yang menuju kawasan stadion untuk berolahraga maupun sekadar menikmati suasana sekitar.
"Hal ini dipicu oleh aktivitas masyarakat menuju kawasan stadion untuk berolahraga ataupun sekadar menikmati kawasan sekitar stadion," kata Karina dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (4/7/2026).
Berdasarkan data KAI Commuter, sepanjang 22-28 Juni 2026 tercatat sebanyak 4.203 pergerakan penumpang di Stasiun JIS.
Jumlah tersebut terdiri atas 2.555 pengguna yang memulai perjalanan dari Stasiun JIS dan 1.648 pengguna yang mengakhiri perjalanan di stasiun itu.
Karina menjelaskan, kondisi tersebut berbeda dengan hari kerja yang volumenya cenderung stabil.
“Untuk pengguna di hari kerja cenderung stabil. Rata-rata kisaran sekitar 250 pengguna per hari. Tren ini menunjukkan pertumbuhan positif pengguna Commuter Line di Stasiun JIS," kata dia.
Puncak jumlah pengguna tercatat pada Minggu (28/6/2026) kemarin, dengan total 1.271 penumpang yang terdiri atas 821 pengguna masuk dan 450 pengguna keluar.
Selain lonjakan penumpang, program tarif khusus Rp1 bagi pengguna Commuter Line Tanjung Priok yang naik maupun turun di Stasiun JIS turut mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Baca Juga: Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen
“Sepanjang periode tersebut, sebanyak 1.232 pengguna memanfaatkan program tarif khusus tersebut," jelas Karina.
Menurut Karina, fenomena ini menunjukkan besarnya kebutuhan warga Jakarta Utara akan moda transportasi berbasis rel yang terhubung langsung dengan stadion, ruang publik, dan pusat aktivitas masyarakat.
Ke depan, KAI Commuter akan terus berkoordinasi dengan pemerintah serta berbagai pihak terkait agar pengembangan fasilitas dan pelayanan di Stasiun JIS dapat dilakukan secara bertahap.
“KAI Commuter juga mengimbau kepada seluruh pengguna untuk menjaga fasilitas-fasilitas layanan yang tersedia demi kenyamanan bersama," pungkas Karina.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teror Bom Molotov! Rumah Advokat di Ciracas Diserang Dua Pria Misterius
-
Bagaimana Satelit Membantu Ilmuwan Melindungi Sungai dari Pencemaran dan Perubahan Iklim?
-
Iran Kesal dengan Aktivis HAM Dunia, Lihat Kelakuan Israel Cuma Diam
-
Per 5 Juli 2026, Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Orang
-
Sempat Hilang! Bripda Nopandri Ditemukan Tewas di Sungai Katingan Usai Gerebek Bandar Narkoba
-
Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari
-
OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi