Suara.com - Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) Situs Gunung Padang akan meneliti ruangan di dalam Gunung Padang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, secara lebih mendalam.
"Kami (arkeolog) akan melihat detail lekukan-lekukan situs Gunung Padang karena bagian permukaan kan sudah. Mungkin ada tangga lagi bisa ditemukan, atau pintu," kata Ketua TTRM Gunung Padang Ali Akbar usai diskusi CIDES Pemugaran Gunung Padang untuk Masa Depan Indonesia di Jakarta, Rabu (30/4/2014).
Dia mengatakan bagian dalam Gunung Padang akan menjadi salah satu fokus penelitian untuk menindaklanjuti hasil data geologi yang belum menjadi data arkeologi saat ini.
"Dari beberapa metode penelitian geologi menunjukkan hasil konsisten, pasti ada sesuatu di dalam sana," ujar dia.
Sementara itu, peneliti pada Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI) yang juga bagian dari TTRM Danny Hilman Natawidjaya mengatakan dari sisi geologi masih ada berbagai material di bawah Gunung Padang yang belum secara detail diungkap.
"Seperti dinding di bawah tadi (situs Gunung Padang) yang cukup aneh karena gelombang seismik lewat lambat sekali di sana seperti melewati udara, padahal itu dinding," ujar Danny.
Karena itu, menurut dia, masih terbuka luas untuk ilmu geologi digunakan meneliti Gunung Padang, apalagi pemboran yang dilakukan baru mencapai empat lokasi yang belum menyentuh lokasi utama di atas ruang tersebut.
"Kita selalu memilih lokasi yang tidak ada batunya. Tapi kalau nanti memang tidak ada celah lain terpaksa kita bor di situ, mudah-mudahan masih ada celah lain atau pintu ditemukan agar penelitian intensif bisa dilakukan," ujar dia.
Sejauh ini, para geolog TTRM Gunung Padang belum intensif dan menggunakan teknik Georadar serta Geolistrik 2D.
"Bisa diteliti lebih dalam lagi dengan 3D sehingga akan semakin jelas. Yang sekarang pemboran tidak lebih dari 30 meter, jadi ke depan itu harus diperdalam lagi dengan hasil resolusi lebih tinggi supaya bisa memetakan ruang di dalam sana seperti apa," ujar dia. (Antara)
Tag
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk