Suara.com - Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo didampingi Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mendatangi Kantor DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) malam ini, Jumat (2/5/2014), membahas pembentukan tim kampanye partai dalam pemilihan presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang.
"Ini untuk persiapan kampanye Pilpres. Menyusun strategi, teknis untuk Pilpres," kata Tjahjo di Kantor DPP Nasdem, di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat (2/5/2014).
Dia mengatakan, tim ini akan dipimpin oleh kedua belah pihak. "Ini akan dipimpin bersama sambil menunggu partai lain," tuturnya.
Tim pemenangan ini dinamakan “Tim Perubahan untuk Indonesia Hebat” yang secara struktural, dipimpin oleh Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh dan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri yang akan memimpin partai ini.
Sedangkan Jokowi sebagai bakal calon presiden justru ada di bawah struktur keduanya.
Di bawah Jokowi, ada dua nama lagi, ada nama dua nama Sekretaris Jenderal dari masing-masing partai, Nasdem ada Patrice Rio Capella dan dari PDI Perjuangan ada Tjahjo Kumolo, keduanya dibuat presidium untuk tim pemenangan ini. Dan seterusnya ke bawah, hingga ke jaringan akar rumput.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra
-
Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil
-
Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang
-
Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital
-
DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?