Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Tjahjo Kumolo mengungkapkan pengurus partainya tengah menginventarisir bentuk serangan negatif untuk menjatuhkan nama baik calon presiden Joko Widodo (Jokowi). Sejauh ini sudah 18 kasus yang tercatat.
"Kami inventarisir serangan negatif itu 18 poin, dari social media, dari media yang ada. Contoh kecil, menyangkut sara, 'oh pak Jokowi bukan muslim yang baik', 'isu mengenai guru', misalnya," kata Tjahjo di Semarang, Jawa Tengah, Senin (5/5/2014) dini hari.
Menurut Tjahjo, serangan tersebut berbentuk isu yang tidak memiliki alat bukti.
Untuk merespon serangan secara membabi buta itu, PDI Perjuangan membentuk tim khusus. Tim ini bertugas untuk menangkis sekaligus memberikan penjelasan kepada masyarakat bahwa isu tersebut tidak betul.
"Ada (tim) pastinya dong. Namanya kampanye kan, ada tim medianya, tim medsosnya, tim debatnya, semua ada timnya," kata dia.
Selain tim yang khusus dibentuk secara resmi, PDI Perjuangan juga memiliki banyak relawan dari masyarakat yang turut berjuang.
"Sepanjang kita perlu, akan kita counter. Sepanjang masyarakat yang mengcounter, cukup masyarakat yang counter, tidak harus kita. Kita tidak mau terpancing emosi ya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Percakapan Lengkap Donald Trump saat Marahi Netanyahu: Apa yang Kau Lakukan, Bodoh!
-
Dana Umrah Hanania Group Diduga Buat Bayar Influencer, Polisi akan Periksa Keanu hingga Awkarin
-
Modus Beli Nasi Padang, Komplotan Maling Gondol Motor Pegawai Warung di Cilincing
-
Korban Meninggal Ledakan Bom Biak Jadi 6 Orang, Sempat Luka Ringan Sebelum Tiada
-
Harga Nyawa Rp139 Juta, Mantan Istri Otaki Pembunuhan Berencana Pengusaha Korea di Tambun Bekasi
-
Bantah Terima Suap Haji, Kubu Yaqut Sebut KPK Tak Tanya Soal Aliran Dana
-
Kebakaran Misterius Sleman Meluas ke Luar Rumah, Teror Sudah 81 Kali Dalam 11 Hari
-
Motif Skandal Riset Palsu di Denmark Hanya untuk Dapatkan Fasilitas Jalan-jalan
-
Mendiktisaintek Persilakan Kampus Kelola Dapur MBG, Bisa Jadi Laboratorium Praktik Mahasiswa
-
Cemburu Buta Berujung Bacok Pegawai Restoran di Tomang, Dua Pelaku Ditangkap