Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meresmikan 40 rumah kampung deret di pinggir laut, Kampung Nelayan, Jalan Rekreasi, RW 04, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (8/5/2014).
Jokowi mengungkapkan kebanggaannya karena program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini sudah berjalan dengan baik.
Namun, Jokowi mengakui masih ada kekurangan di kampung deret Kampung Nelayan, yakni air bersih. Jokowi berjanji akan menyelesaikan masalah ini dalam waktu dekat.
"Air sudah di survei, sebentar lagi akan datang, insya Allah," kata Jokowi.
Selanjutnya, Jokowi bercerita pengalaman membangun kampung deret di sejumlah tempat. Katanya, di tempat lain banyak warga yang menolak, namun setelah rumah jadi, mereka menyesal telah menolak.
"Tahun kemarin waktu kita mau ubah kampung deret. Siapa yang mau daftar? Pada takut, kan soalnya pada mikirnya digusur. Setelah melihat hasilnya, banyak yang marah ke saya. Saya kok tidak diberi pak? Padahal dulu dia yang nolak. Tapi di Cilincing ndak kayak gitu. Mungkin di tempat lain," kata Jokowi.
Setelah membangun 40 rumah, rencananya akan membangun lagi sebanyak 70 unit rumah lagi dengan anggaran APBD 2014. Satu rumah dianggarkan Rp54 juta.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
-
Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon
-
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah
-
Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon
-
Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis
-
Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia
-
AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat
-
KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar
-
Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah