Suara.com - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo membantah pernah diminta oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mendampingi calon presiden dari Partai Golkar Aburizal Bakrie.
"Demi Allah saya belum diberitahu, sampai saya demi Allah, bahkan saya baru tahu setelah ditanya di sini," kata Pramono yang juga peserta konvensi capres Partai Demokrat ketika menghadiri Rapimnas Partai Demokrat di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (18/5/2014).
Nama ipar SBY ini belakangan santer disebut-sebut akan diduetkan dengan Aburizal. Hal ini ditegaskan lagi oleh pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono bahwa nama Pramono menjadi pembahasan Tim 6 untuk menjadi cawapres-nya Aburizal. Tim 6 adalah tim yang beranggotakan perwakilan Partai Demokrat dan Golkar, tugasnya menjaring nama untuk diusung menjadi capres dan cawapres.
Disinggung bila Rapimnas Partai Demokrat nanti memberi amanat Pramono untuk menjadi cawapres, Pramono mengaku sudah pasrah.
"Tapi sudahlah, apapun kalau nanti dipilih dan siapa yang terpilih, semoga yang dipilih itu kepentingannya untuk membangun bangsa Indonesia," ujar Pramono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim
-
Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem
-
Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?
-
Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP
-
Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata
-
Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut