Suara.com - Bakal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang diusung Koalisi Merah Putih yakni Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa memaparkan "Visi dan Misi" mereka dalam dokumen yang sudah diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada hari Selasa (20/5/2014).
Jika dibandingkan dengan dokumen visi dan misi pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla (JK), dokumen yang disampaikan Prabowo dan Hatta jauh lebih singkat. Jika Jokowi dan JK menuangkan visi dan misi dalam 42 halaman, Prabowo dan Hatta hanya membuatnya dalam 9 halaman.
Visi yang diusung Prabowo-Hatta adalah "Membangun Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur serta bermartabat". Untuk mencapai visi tersebut, pasangan yang didukung Partai Gerindra, PPP, PKS, dan Golkar tersebut berjanji akan mengemban 3 misi sebagai berikut:
1. Mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang aman dan stabil, sejahtera, demokratis, dan berdaulat, serta berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia, serta konsisten melaksanakan Pancasila dan UUD 1945.
2. Mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, berkerakyatan, dan mandiri.
3. Mewujudkan Indonesia yang berkeadilan sosial, dengan sumber daya manusia yang berakhlak, berbudaya luhur, berkualitas tinggi: sehat, cerdas, kreatif dan trampil.
Sebagai upaya untuk merealisasikan "Visi dan Misi" tersebut, pasangan capres dan cawapres itu berjanji akan menggandeng rakyat dan melaksanakan apa yang mereka sebut sebagai "Agenda & Program Nyata Untuk Menyelamatkan Indonesia". Agenda tersebut dijabarkan pula dalam dokumen sembilan halaman tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung
-
Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik
-
7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah
-
Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!
-
Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I
-
Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak
-
Tragedi di Punggung Naga: Pelukan Tebing Gunung Piramid Merenggut Nyawa Pendaki dan Pemandunya