Suara.com - Tiga pekerja bangunan tewas seketika serta satu orang luka parah dan kritis akibat tersengat aliran listrik saat akan mengecor dak rumah di Dusun Cebongan Kidul, Tlogoadi, Mlati, Jumat (23/5/2014).
"Ketiga korban tewas yakni Ponijo (51), Sutrisno (44) dan Suharno (52) keseluruhannya warga Sawahan, Margomulyo, Moyudan, Sleman," kata Perwira Unit Reskrim Polsek Mlati, Sleman Iptu Darban.
Menurut dia, satu korban kritis adalah Heri Susanto (38) yang merupakan pemilik rumah.
"Heri Susanto, bermaksud membantu ketiga korban tewas, yang salah satunya merupakan ayah kandungnya" katanya.
Darban juga menyatakan, kejadian yang merenggut tiga nyawa tersebut terjadi pukul 09.30 WIB ketika ke tiga korban hendak mengecor dak rumah di bagian atas.
"Salah satu korban mengangkat besi untuk dirangkai menjadi kerangka cor. Tanpa sengaja besi menyentuh kabel jaringan PLN bertegangan tinggi di atasnya sehingga besi yang teraliri listrik dan langsung menyengat ke tiga korban," katanya.
Sejumlah warga yang melihat kejadian tersebut kemudian menelepon PLN meminta agar aliran listrik dimatikan.
"Setelah tidak ada aliran listrik, ketiga korban tewas dievakuasi dan dibawa ke RSUP Dr Sardjito. Korban selamat kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Pemerintah Diskon 50% Iuran JKK-JKM untuk Pekerja di Sektor Sampah
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja
-
Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi