Suara.com - Hasil pengujian yang dilakukan Kementerian Kesehatan Malaysia menunjukkan dua dari tiga sampel coklat Cadbury mengandung DNA babi (porcine).
Berdasar hasil pengujian tersebut, Kantor Kemajuan Islam Malaysia (Jakim) mencabut sementara sertifikat halal kedua produk tersebut.
Direktur Kesehatan Datuk Dr Noor Hisham Abdullah mengatakan kedua produk yang mengandung DNA babi tersebut adalah Cadbury Dairy Milk Hazelnut dan Cadbury Dairy Milk Roast Almond.
"Sehubungan itu pihak produsen yaitu Cadbury Confectionary Malaysia Sdn Bhd memberi jaminan akan menarik produk tersebut dari pasaran segera," katanya.
Ia mengatakan jika masyarakat menghadapi masalah bisa mengajukan keluhan kepada kementerian melalui laman Bagian Keselamatan dan Kualitas Makanan (BKKM).
Sementara itu Kepala Jakim Datuk Othman Mustapha mengatakan pihaknya telah mencabut sementara sertifikat halal bagi kedua produk itu.
Dalam laman Facebook Cadbury Dairy Milk, perusahaan itu dalam pernyataannya mengatakan telah menarik kedua produk itu dari pasaran dan menyatakan bahwa produk Cadbury lain tidak terpengaruh oleh pengujian itu.
"Kami memberi jaminan kepada pengguna bahwa semua coklat Cadbury yang diproduksi di Malaysia dinyatakan halal oleh Jakim, termasuk lokasi dan bahan mentah yang digunakan dalam produksi," demikian pernyataan Cadbury. (Antara)
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama dalam Materi 'Mens Rea'
-
Sedia Payung! Jakarta Bakal Diguyur Hujan Merata Hari Ini
-
Kala Hakim Anwar Usman Jadi 'Juara' Absen di MK, Sanksi Hanya Sepucuk Surat?
-
TNI Akan Bentuk Batalion Olahraga, Atlet Emas Langsung Naik Pangkat Jadi Kapten
-
Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup
-
KPK Ultimatum Nyumarno, Politisi PDIP Bekasi Didesak Bersaksi di Kasus Suap Bupati
-
Susah Jadi Diktator di Era Medsos, Pengamat Nilai Tuduhan ke Prabowo Tak Tepat
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari