Suara.com - Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra Maluku bersama seluruh parpol koalisi terus melakukan konsolidasi internal untuk memenangkan pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
"Kami terus melakukan konsolidasi dari tingkat pusat dan DPD sampai ke semua pengurus anak cabang dan ranting untuk tetap solid mengusung calon kepala negara yang akan berkompetisi dalam Pilpres 9 Juli 2014," kata Wakil ketua DPD Gerindra Maluku, Melky Sairdekut di Ambon, Minggu (25/5/2014).
Gerindra juga mengimbau seluruh masyarakat pendukung dan simpatisan partai untuk tetap membulatkan tekad dalam memenangkan pasangan Capres-Cawapres Paboro-Hatta.
Secara nasional, kata Melky, perolehan suara Gerindra meningkat signifikan dibanding pemilu 2009 karena partai berlambang kepala Burung Garuda itu bisa meraih 14.760.371 (11,81 persen) dan meningkat dibanding pemilu 2009 sebesar 4,4 persen.
Kemudian di tingkat daerah, Partai Gerindra bisa mendapatkan lima kursi di DPRD Provinsi Maluku, sedangkan dalam pemilu 2009 hanya mendapatkan satu kursi, belum lagi ada penambahan kursi legislatif pada kabupaten/kota di Maluku.
Dengan demikian menghadapi Pilpres 9 Juli, Gerindra bersama parpol koalisi lainnya seperti PPP, PKS, PBB dan Partai Golkar telah merapatkan barisan untuk memenangkan pasangan Prabowo-Hatta.
Para pendukung dan simpatisan juga diimbau tidak terpancing provokasi lewat kampanye hitam yang sengaja dimainkan lawan-lawan politik.
"Pastinya masyarakat sudah memahami permainan isu miring yang menyudutkan kandidat yang diusung partai menjelang pemilu dan mereka pasti bisa menilai yang mana fakta dan mana bersifat fitnah," tegas Melky. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK