Suara.com - Sidang lanjutan kasus korupsi Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang dengan terdakwa Andi Mallarangeng, hari ini, Senin (26/5/2014), kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Dalam sidang ini, salah satu saksi, Mindo Rosalina Manulang (Rosa), mengonfirmasi pemberian uang kepada Andi.
Dalam sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menghadirkan beberapa saksi, yaitu Mindo Rosalina Manulang, Anas Urbaningrum, Muhammad Nazaruddin, Machfud Suroso, serta Dedy Kusdinar. Namun, Nazaruddin tidak hadir untuk memberikan kesaksian.
Dalam keterangannya di persidangan, Rosa selaku mantan Direktur Marketing PT Anak Negeri mengatakan, PT Permai Grup pernah memberikan uang kepada Andi Mallarangeng terkait pemenangan calon Ketua Umum Partai Demokrat (PD) tahun 2010.
"Iya, pernah. Karena waktu itu yang maju Ketua Umum katanya teman-teman Pak Nazar, jadi semua harus di-support," kata Rosa, saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Senin (26/5/2014).
Namun, ketika disinggung siapa pihak yang meminta uang tersebut, Rosa mengaku tidak ingat pihak yang menyampaikan permintaan. Tapi dia mengaku ingat sempat berbincang dengan Paul Nelwan dan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Wafid Muharam. Wafid diakuinya kemudian sempat menegaskan permintaan kepadanya.
"Intinya, 'Ros, sebentar lagi mau pesta di Bandung. Minta support dong, sumbangan.' Waktu itu dia minta Rp1 miliar atau berapa, saya lupa. Saya sampaikan ke Pak Nazar. 'Ya sudah, Ros, kasih.' Tapi jumlahnya saya lupa," paparnya.
Rosa menambahkan, pengeluaran untuk Andi tersebut telah tercatat dalam pembukuan yang ditulis oleh Wakil Direktur Keuangan PT Permai Grup, Yulianis. Jaksa lalu sempat menanyakan apakah jumlah di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) uang yang disetorkan adalah Rp500 juta.
"Benar, Yang Mulia," tegas Rosa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Jurus Senyap Prabowo Bongkar Borok BGN: Gandeng BPKP dan PPATK Sebelum 'Gilas' Orang Kepercayaan
-
Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat
-
Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis
-
Kasus Korupsi BGN: Prabowo Panggil BPKP dan PPATK Usai Terima Laporan
-
Keamanan AS Mencekam Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Aksi Penyanderaan 12 Jam Berujung Tragis
-
'Bela Rakyatmu, Prabowo!': Nasihat Soemitro di Balik Keputusan Pahit Presiden Pecat Dadan Cs
-
Disebut Orang Gila oleh Trump, Benjamin Netanyahu: Kami Tetap Sahabat
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara