Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) menampik isu jika dirinya akan memecat kader-kadernya jika tidak mengikuti kebijakan ketua Umum partainya.
"Tidak ada pemecataan kami hanya menganjurkan untuk mengundurkan diri dari jabatan stukturalnya." Kata ARB saat ditemui di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (27/05/2014).
Ical juga menjelaskan, bahwa di dalam partainya tidak ada Dewan Pembina, jadi semua keputusan apapun di dalam partainya adalah wewenang ketua umum Partai Golkar.
"Di golkar tidak ada dewan pembina hanya ada dewan pertimbangan." tambahnya.
Sebelumnya, berkembang kabar kebijakan Ical adalah mengharuskan kepada semua anggota partainya untuk mendukung pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), yang diusung oleh partai Gerindra, yakni Prabowo-Hatta.
Tak hanya itu, sebagaian kader partai Golkar belakangan ini ada yang menyatakan diri mendukung pasangan capres-cawapres Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Untuk itu, langkah pemecatan tersebut diambil oleh Ketua Umum untuk mencegah pecahnya suara Golkar di pilpres mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam