Suara.com - Seorang penumpang kembali berulah dalam sebuah pesawat yang terbang dari Melbourne, Australia ke Bali. Penumpang nekat itu bertindak kasar kepada kru kabin dan mengakibatkan penerbangan pulang ke Brisbane dibatalkan.
Insiden tersebut terjadi di atas pesawat Boeing 787 Dreamliner milik maskapai penerbangan Jetstar. Si penumpang laki-laki dikabarkan berulah di atas pesawat. Dia melecehkan kru kabin.
Seorang juru bicara Jetstar mengatakan, para kru hanya dilecehkan secara verbal. Namun, para penumpang diberitahu bahwa ada tiga kru kabin yang terluka secara fisik akibat perkelahian dengan penumpang itu. Akibat cedera, mereka harus mendapat pertolongan medis.
Namun, kebijakan yang diambil maskapai pascainsiden itulah yang membuat penumpang kecewa. Maskapai Jetstar membatalkan penerbangan pulang ke Bali bagi 267 penumpang lainnya. Mereka beralasan tidak bisa menemukan pengganti untuk kru yang dibebastugaskan lantaran harus dirawat.
Jetstar bahkan memulangkan pesawat itu dalam keadaan kosong, karena tidak mau mengambil risiko akan terulangnya kejadian serupa jika mereka kekurangan kru di atas pesawat. Mereka bersikeras mencari kru pengganti tersebut di Brisbane.
Para penumpang diminta bersabar untuk menunggu pesawat lainnya. Pihak maskapai memberikan akomodasi dan tiket pengganti senilai 25 dolar. Namun, hal itu juga tidak memuaskan para penumpang. Mereka marah karena merasa ditelantarkan dan diberi akomodasi yang di bawah standar.
Sementara itu, si penumpang yang membuat masalah masih dalam penahanan. Lelaki yang belum diketahui apa kewarganegaraannya itu dilarang masuk ke wilayah Indonesia dan akan segera dideportasi ke Australia. (News.com.au)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik
-
Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
-
Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan