Suara.com - Sidang terdakwa kasus Hambalang, Anas Urbaningrum diundur dan akan dimulai pada pukul13.00 WIB.Hal ini disebabkan oleh belum hadirnya katua Majelis Hakim yang memimpin sidang dengan agenda pengajuan eksepsi atau nota keberatan terdakwa.
Akibatnya pengacara Anas, Adnan Buyung Nasution menyatakan agar hakim yang tidak menepati janjinya diberi shock theraphy.
"Dahulu Hakim Mizwar sangat disiplin, dia akan memulai sidang tepat waktu entah itu ada atau tidak advokat, jaksa, atau hakim yang lainnya. Jadinya mereka terbirit-birit. Sebaiknya begitu, biar ada shock theraphy-nya," cerita Buyung saat mendampingi kliennya, Anas Urbaningrum di Pengadilan Tipikor, Kuningan, Jakarta, Jumat(6/6/2014).
Informasi dari kuasa hukum Anas, Aswandi yang diagendakan sebagai pemimpin sidang masih dalam perjalanan dari Puncak, Bogor menuju ke Jakarta. Karena sebelumnya ada agenda Diklat Nasional.
Meskipun begitu, Adnan memaklumi kemoloran waktu yang terjadi dan berharap agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi.
"Kami dari tim pembela sudah berusaha untuk tidak keberatan, tiga hakim pun tidak apa-apa, kita bisa maklumlah," ujarnya pasrah.
Menurutnya hakim harus mengetahui kalau hari ini ada eksepsi dari Anas.
"Saya tidak mau berburuk sangka, namun tentunya menjadi pertanyaan, tahu ada eksepsi, Anas ingin mengeluarkan isi hatinya, kemudian pembela juga, tapi kok sidangnya malah molor-molor terus,"keluhnya.
Tidak hanya itu dia juga sempat menyesalkan sidang sebelumnya, hakim menyuruhnya untuk datang lebih cepat, karena sidang akan dimulai jam 9, namun hakimnya tidak datang.
"Pada sidang kemarin disuruh datang lebih cepat, jam 9 mulai, tapi malah hakimnya tidak datang. Kita sudah datang semua,"ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib
-
Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi
-
Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK
-
Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan
-
Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat