Suara.com - Jepang menjadi negara maju terakhir yang melarang pornografi anak-anak. Aturan itu disahkan oleh majelis rendah parlemen kemarin. Dengan disahkannya aturan itu, maka distribusi dan juga produksi pornografi anak dilarang selama 15 tahun ke depan.
Mereka yang melanggar aturan ini bisa dipenjara selama satu tahun atau denda 1 juta yen atau sekitar 9.800 dolar Amerika. Jepang merupakan salah satu negara dengan konsumsi pornografi terbesar di dunia . Badan PBB untuk anak-anak (UNICEF) juga sudah mendesak pemerintah Jepang untuk segera mengambil tindakan.
“Jepang sudah dikenal sebagai salah satu eksportir dan juga pembeli pornorafi anak-anak, aturan itu masih belum cukup,” kata penyanyi asal Hongkong, Agnes Chan yang menjadi Duta Besar UNICEF di Jepang.
Pada Maret 2010, sudah digelar kampanye pengumpulan 115 ribu tanda tangan untuk menuntut pemerintah Jepang menerapkan hukum yang lebih kuat untuk pornografi anak-anak. Aturan tentang larangan untuk memilik materi pornografi anak-anak baru akan berlaku tahun depan.
Namun, aturan itu tidak berlaku untuk gambar pornografi dalam komik populer Jepang yang dikenal dengan nama manga. Aturan ini masuih harus mendaptat persetujuan dari parlemen tinggi dan pemungutan suara akan dilakukan pada 22 Juni nanti. (Bloomberg)
Berita Terkait
-
Sinopsis Midnight Taxi, Drama Jepang yang Dibintangi Furukawa Kotone
-
Viral Pedofil WN Jepang di Indonesia: Lecehkan WNI, Sebarkan Penyakit Menular Seksual
-
Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan