Suara.com - Satelit Tera & Aqua dengan sensor modis memantau peningkatan jumlah titik panas (hotspot) yang menjadi indikasi masih terjadinya kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau, Rabu (11/6/2014).
Berdasarkan data hasil pantauan satelit, jumlah hotspot yang terpantau pukul 16.33 WIB tadi menunjukkan 51 titik panas terdapat di Riau. Titik panas di Riau tercatat paling banyak karena di seluruh Sumatera pada saat yang sama tercatat ada 83 titik.
Jumlah titik panas di Riau bertambah karena pada Selasa (10/6/2014) kemarin, hanya terpantau 6 titik. Secara keseluruhan, jumlah hotspot di Sumatera memang bertambah karena sebelumnya hanya terdapat 13 titik.
Sebaran hotspot pada hari ini paling banyak terdapat Kabupaten Rokan Hilir, yakni 17 titik.
Kemudian, titik panas juga terdapat di Kota Dumai (4), Kabupaten Bengkalis (9), Kepulauan Meranti (1), Siak (4), Kampar (7), Pelalawan (7), Indragiri Hulu (1), dan Kuantan Singingi (1).
Kepala Divisi Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo, berpendapat lonjakan jumlah hotspot bisa jadi merupakan pengaruh fenomena El Nino yang seperti diprediksi BMKG akan mulai terasa pada pertengahan dan akhir bulan Juni.
"Kondisi cuaca mulai kering bisa jadi iya (El Nino)," katanya.
Namun, ia mengatakan prediksi BMKG menyatakan peluang hujan di sejumlah daerah di Riau masih ada, meski bersifat ringan dan bersifat lokal di bagian Selatan.
Tag
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK