Suara.com - Seorang siswi cantik disiksa oleh beberapa rekan sebayanya lantaran dinilai terlalu cantik.
Insiden itu terjadi di sebuah sekolah di Kota Korkino, kawasan Pegunungan Ural, Rusia. Di sekolah tersebut ada seorang siswi bernama Vlada Kholod, (13) yang punya penampilan menarik. Sayang, tidak semua teman sekolahnya, bangga pada parasnya.
Salah satunya adalah suatu kelompok rekan sebaya yang justru iri pada keelokan wajah Vlada. Mereka terdiri atas Olga Guseva (16), Lyubov Goloborodko (14), Sasha Rattsova (15), dan Ekatirina Streltsova (15). Mereka pun memutuskan untuk "menghakimi" Vlada.
Dengan alasan bahwa Vlada sudah menghina para orang tua mereka, mereka membawa Vlada ke suatu tempat. Di situ, mereka berempat memaksa Vlada meminum air kotor dari kubangan. Aksi tersebut direkam oleh dua orang bocah laki-laki.
Oleh para pelaku bully, video tersebut diunggah ke situs jejaring sosial Rusia. Bersama video itu, mereka juga menyertakan tulisan "tak seorang pun boleh menghina orang tua temannya".
Para guru melihat video tersebut. Mereka memanggil para siswi pelaku bully dan memaksa mereka meminta maaf kepada Vlada. (Mirror)
Tag
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- 8 Sepatu Lari On Cloud Diskon di Planet Sports, Hemat Jutaan Rupiah
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Waketum Golkar: Indonesia Harus Tegas Kutuk Serangan AS-Israel, Tapi Jangan Keluar dari BoP
-
OTT Bupati Pekalongan: Fadia Arafiq Diduga Atur Proyek Pemkab untuk Perusahaan Keluarga
-
Amerika Serikat Siap Tempur, Israel Justru Kelelahan Dibombardir Iran
-
Lulusan SD Bisa Jadi PPSU, Pramono Anung Pangkas Syarat Kerja Demi Tekan Jumlah Pengemis Jakarta
-
BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal dan Lebih Kering
-
KPK Ungkap Kerugian Negara Kasus Korupsi Haji yang Seret Eks Menag Yaqut Tembus Rp622 Miliar
-
Kementerian PPPA: Fenomena Baby Blues Benar Ada, Minim Dukungan Keluarga Jadi Faktor
-
Tersangka Dulu Baru Hitung Kerugian Negara? Kubu Gus Yaqut Sebut KPK Salah Prosedur
-
Polda Metro Kerahkan Tim Elite, Buru Pelaku Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman
-
KPK Minta Hakim Tolak Praperadilan Eks Menteri Agama Yaqut Terkait Kasus Korupsi Haji