Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, Jumat (27/6/2014), bicara tentang perselisihannya dengan Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terkait penggantian lokasi Stadion Lebak Bulus di Taman BMW, Jakarta Utara.
Menurut Roy yang menghambat proses penggantian lokasi stadion bukan kementeriannya, melainkan Pemerintah DKI Jakarta sendiri.
"Yang memperlambat Stadion Lebak Bulus dan pengganti, bukan Kemenpora," kata Roy ketika sidak di Taman BMW yang terletak di Jalan Martadinata, Jakarta Utara, Jumat (27/6/2014).
Roy menjelaskan salah satu bukti pemerintah memperlambat proses perpindahan ialah dalam hal administrasi.
"Surat satu tahun semenjak rapat (tanggal 14 April 2014), baru ada surat," katanya.
Roy mengatakan karena proses suratnya terlambat, begitu surat keluar, Kemenpora langsung koordinasi dengan UKMP empat kementerian, serta BPN.
"Sehari setelah kami menerima surat itu pada bulan April 14 April 2014, jadi setahun kami langsung koordinasi dengan UKMP empat kementerian keuangan, BPN dan sebagainya," tuturnya.
Itu sebabnya, ia mengaku sangat menyesalkan pernyataan-pernyataan yang dilontarkan Ahok -- panggilan Basuki Tjahaja Purnama.
"Dia tidak tahu ada rapat-rapat berikutnya asal berkoar-koar di koran, tidak tahu stafnya mengumpulkan dua sertifikat dan dua kopi sertifikat yang dikumpulkan itu ternyata bermasalah, sudah teriak- dimana-mana," kata Roy.
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Kecam Dugaan Pelecehan di Panjat Tebing, DPR Bakal Segera Panggil Menpora
-
Prabowo Dikritik Tak Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Pengamat: Blunder Besar Kebijakan Luar Negeri
-
Jakarta Tetap Terbuka bagi Pendatang, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Operasi Yustisi
-
Kecelakaan Tragis di Koja: Nenek Penumpang Ojek Tewas Terlindas Trailer Usai Pulang Berobat
-
Asah Insting Tempur, TNI AL Gelar Simulasi Halau Serangan Udara di Perbatasan Tarakan
-
Modus Transaksi di Kamar Hotel Tanah Abang Terbongkar! Dua Pria Diciduk saat Edarkan 3 Kg Ganja
-
Menanti Keputusan April, Akankah Stadion JIS Jadi Lokasi Konser Megah BTS?
-
Buntut Kasus Undip, DPR Akan Evaluasi Total Permendikbudristek Soal Kekerasan
-
Analis Boni Hargens: Sinergi Polri dan Lembaga Negara Sukses Jaga Kondusivitas Ramadan
-
Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka! Polri Janji Dalami Keluhan Kasus Nabilah OBrien