Suara.com - Calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) berencana melakukan ibadah umrah saat masa tenang kampanye Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) dari 6 hingga 8 Juli 2014.
Rencana tersebut diungkapkannya secara langsung kepada para wartawan sambil menikmati ibadah sahur di restoran hotel tempat seluruh rombongan menginap di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (29/6/2014).
"Kalau lagi masa tenang mau ngapain sih? Kan tidak mungkin kampanye. Ya tenang, berdoa, berserah diri. Berdoa itu kan ikhtiar. Kita ini cuma manusia biasa," kata Jokowi saat sahur.
Dia mengungkapkan kebiasaannya melakukan ibadah umrah saat masa tenang kampanye tidak hanya dilakukan menjelang Pilpres 2014, tetapi juga pada masa tenang beberapa pemilihan sebelumnya.
"Waktu masa tenang Pemilihan Gubernur (Pilgub) dua tahun lalu umrah. Kemudian saat pemilihan Wali Kota Solo yang pertama dan kedua juga umroh," ujar Jokowi.
Meskipun demikian, dia mengaku masih belum mengetahui apakah akan mengajak serta istrinya, Iriana, atau tidak karena masih menyusun jadwal yang tepat.
"Belum tahu mau mengajak istri juga atau tidak. Tergantung jadwalnya nanti bagaimana. Kalau memang kosong, bisa ajak istri. Tapi kalau penuh, ya tidak," tutur Jokowi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal