Suara.com - Calon wakil presiden (cawapres) Hatta Rajasa meyakini, Indonesia tidak akan runtuh hanya karena habisnya sumber daya alam. Sebaliknya, menurut Hatta, dengan menjadikan Sumber Daya Manusia (SDM) dan IPTEK sebagai pilar pembangunan, Indonesia akan menjadi "Macan Asia".
"Rakyat Indonesia yang saya cintai, ibu-ibu, pedagang asongan, petani buruh, perawat mari sejenak kita bayangkan, mimpi kita adalah agar masa depan anak-anak kita lebih cerah, ibu-ibu tidak usah khawatir akan masa depan anak-anaknya. mari membangun negara kita benar-benar menjadi negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur, " kata Hatta.
Hatta yakin, kecerdasan anak-anak Indonesia akan menjadi pondasi bagi terbentuknya negara yang mampu berbicara di kawasan Asia.
"Pertanyaannya, seandainya sumber daya kita habis, apakah negara kita akan kolaps? akan tersisih?, tidak, karena Prabowo-Hatta mengedepankan konsep pembangunan dan meletakkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan IPTEK sebagai pilar pembangunan bangsa. Energi bisa habis, tapi kecerdasan anak-anak ibu akan menjadikan negara kita menjadi negara yang maju, disegani, dan menjadi "Macan Asia"," pungkas Hatta.
Hal itu disampaikan Hatta sebagai pernyataan penutup dalam debat antarcawapres hari Minggu (29/6/2014). Debat yang mengambil tema "Pengembangan Sumber Daya Manusia dan IPTEK" ini digelar di Gedung Bidakara, Kuningan, Jakarta Selatan. Debat ini dipandu oleh moderator akademisi dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan