Suara.com - Survei Soegeng Sarjadi School (SSSG) menunjukkan pasangan capres cawapres nomor urut dua Joko Widodo-Jusuf Kalla juga mengungguli elektabilitas pasangan nomor urut satu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
Survei yang dilakukan kepada 1.250 responden melalui telepon di 10 kota tersebut menghasilkan elektabilitas Jokowi-JK mencapai 51 persen, sedangkan Prabowo-Hatta 43,4 persen.
“Sedangkan yang belum memutuskan sebanyak 7,6 persen," ungkap Direktur Eksekutif SSSG Fadjroel Rachman di Jakarta, Senin (7/7/2014)
Survei dilakukan pada periode 21 Juni-5 Juli 2014, atau selama dua pekan sampai hari terakhir masa kampanye yang ditutup dengan debat capres cawapres terakhir.
Sepuluh kota besar yang disurvei yakni, DKI Jakarta, Surabaya, Bandung, Balikpapan, Bali, Medan, Makassar, Semarang, Palembang, dan DI Yogyakarta.
Reponden diambil secara acak melalui daftar pemilik nomor telepon di buku Telkom dan survei itu diklaim dengan tingkat keyakinan 95 persen dengan sampling eror sebanyak 2.78 persen.
Sebelumnya survei dari Lingkaran Survei Indonesia juga menyebut hal serupa dengan mengungkap keunggulan Jokowi-JK sekitar 47 persen dan Prabowo-Hatta 44 persen.
Sementara hasil survei Lembaga Survei Nasional (LSN) mengahasilkan keunggulan pada pasangan Prabowo-Hatta.
Sebanyak 48 persen responden mengaku memilih pasangan Prabowo-Hatta dan 39 persen responden memilih Jokowi-JK. Sisanya, 13 persen masih belum memutuskan untuk memilih (undecided voters).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi