Suara.com - “Dengan teman seperti ini, siapa yang memerlukan musuh?”
Ungkapan itu sepertinya tidak berlaku di Singapura. Dalam studi dengan tema Relationships@Work, 51 persen warga Singapura yang menjadi responden mengungkapkan bersedia untuk mengorbankan persahabatan demi meraih promosi.
Selain itu, 22 persen responden juga mempunyai motif melakukan sosialisasi dengan teman kerjanya karena berpikir hal itu akan membantu untuk meningkatkan karir.
Pemikiran seperti ini berasal dari responen dengan usia 18-34 tahun yang jumlahnya 40,9 persen. Mereka mengaku punya keinginan untuk melakukan apa pun demi karir dan juga promosi dalam pekerjaan.
Ketika berhubungan dengan pekerjaan, 20,4 persen responden menyatakan, menjalin persahabatan dengan rekan kerja membuat mereka menjadi lebih kompetitif.
Studi itu juga mengungkapkan, 51,5 persen profesional yang disurvei yakin bahwa persahabatan dengan rekan kerja akan membuat mereka bahagia di kantor. Banyak juga responden yang menyatakan, persahabatan di tempat kerja akan memberikan dampak positif dibandingkan dengan baby boomers. (Channelnewsasia)
Berita Terkait
-
"The Rock from the Sky" dan Pelajaran tentang Berani Menghadapi Perubahan
-
Kemenpar Buka Suara soal Polemik Foto Baju Kurung di Situs Indonesia.travel
-
The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II
-
Novel Safe Harbor: Perjuangan Imigran Muda dalam Balutan Puisi Indah
-
Ulasan Let Go: Kisah Persahabatan Remaja yang Tetap Hangat Meski Dibaca Ulang
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana