Suara.com - Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Joko Widodo-Jusuf Kalla, menang dalam pemungutan suara di TPS 106 Condongcatur, Depok, Sleman, dengan meraih 138 suara, sementara pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa meraih 101 suara.
TPS itu merupakan tempat Amien Rais yang juga tim sukses pasangan Prabowo-Hatta menggunakan hak pilihnya. Lokasi TPS tersebut juga terletak beberapa meter dari kediaman mantan ketua MPR RI itu.
"Dari daftar pemilih tetap (DPT) yang berjumlah 349, yang menggunakan hak suara 242 orang," kata anggota KPPS di TPS 106, Wasis Utomo di Yogyakarta, Rabu (9/7/2014).
Ia mengatakan, pada saat penghitungan, terdapat tiga surat suara yang tidak sah disebabkan pemilihnya mencoblos gambar kedua pasangan. Selain itu ada juga yang mencoblos di tengah batas pemisah gambar kedua pasangan capres-cawapres.
Sementara itu, Wasis menilai pelaksanaan pemilihan sejak pukul 07.00 hingga selesai berjalan lancar dan aman.
"Dari awal semua lancar, tidak ada semacam intimidasi pemilih atau tekanan lainnya," kata dia.
Pilpres 9 Juli diikuti dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, yakni Prabowo Subianto - Hatta Rajasa dengan nomor urut satu dan Joko Widodo - Jusuf Kalla dengan nomor urut dua. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun