Suara.com - Dua puluh orang dilaporkan tewas akibat Topan Rammasun yang melanda Filipina hari Rabu (16/7/2014). Warga yang wilayahnya porak poranda dilanda topan, hari Kamis (17/7/2014) bekerja membersihkan puing-puing yang berserakan.
Dari keduapuluh korban itu, sebagian besar tewas akibat tertimpa pohon dan tiang listrik yang roboh. Jumlah korban diperkirakan masih akan bertambah, sebab masih ada lima orang yang masih dilaporkan hilang.
Sementara itu, lebih dari 420.000 orang masih mengungsi dan memadati pusat-pusat evakuasi.
Menurut Badan Bencana Nasional Filipina, Provinsi Quezon adalah yang paling parah terkena dampak topan.
"Dilihat dari segi infrastruktur, sepertinya Provinsi Quezon yang paling terdampak," kata direktur Badan Bencana Nasional Alexander Pama.
Menurutnya, 95 persen wilayah provinsi yang banyak memiliki perkebunan kelapa itu rusak parah.
Hingga hari Kamis, sebagian besar sekolah di Manila dan sejumlah provinsi di Pulau Luzon masih belum beroperasi. Lima puluh persen jaringan listrik sudah kembali normal. Semetara itu, Topan Rammasun kini sedang bergerak menuju Cina. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP
-
BRI Perkuat Program 3 Juta Rumah, Ribuan Debitur Ikut Akad Massal
-
Dibalik Keputusan MK soal Kuota Hangus, Pakar CISSReC Ingatkan Transparansi Lebih Penting!
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan dan Hadirkan Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP
-
Bupati Pemalang Diduga Beri Uang ke Ayah Staf KPK untuk Tutupi Kasus
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Pencarian Buronan Harun Masiku Masih Jadi Beban bagi Pimpinan KPK
-
Dokter Paru Respons Pernyataan Prabowo: Asbes Berbahaya, Tapi Rokok Jauh Lebih Mematikan
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan