Suara.com - Juru Bicara Tim Pemenangan Capres-Cawapres Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto mengatakan pascapengumuman hasil Pemilu Presiden oleh KPU pada 22 Juli 2014 nanti dan menjadi pemenang, maka Jokowi-JK akan merangkul seluruh elemen bangsa.
Hasto mengatakan dengan berbagai uji hitung secara seksama, maka kemenangan Jokowi-JK sudah tidak diragukan lagi.
"Meskipun demikian, kami tetap menunggu proses rekapitulasi yang dilakukan KPU. Dengan tersedianya banyak parameter kontrol dan partisipasi relawan yang begitu besar untuk mengawal suara Jokowi, maka hal tersebut diharapkan sebagai daya pendorong bagi KPU dan Bawaslu untuk mengedepankan akuntabilitas dan transparansi. Kami percaya KPU dan Bawaslu mampu melaksanakan tanggung jawab yang besar tersebut," ucap Hasto.
Ia menjelaskan Tim Kampanye Jokowi-JK terus menerus mengawal suara rakyat yang berdaulat. Berbagai uji hitung dilakukan dengan membagi ke dalam beberapa kelompok.
Kelompok pertama, bertugas merekap ulang seluruh dokumen C1 menjadi D1 (desa). Kedua, setiap DPD Provinsi melakukan rekap lalu dikompilasi secara nasional. Kelompok ketiga, membandingkan hasil hitungan dari D1 yang dihasilkan kelompok pertama dengan D1 KPU.
Kelompok keempat, menghitung DA1 KPU (kecamatan) lalu hasilnya dibandingkan dengan DA1 berdasarkan hasil hitung ulang dengan basis C1. Kelompok kelima, uji dengan metode statistik terhadap dokumen C1, D1, dan DA1.
"Hasil secara keseluruhan, maka perolehan Jokowi-JK berkisar antara 52,8 persen sampai 53,5 persen," jelasnya.
Bagi Jokowi-JK, prediksi unggulan kemenangan tersebut tidak hanya disyukuri, namun diabdikan sepenuhnya untuk kemajuan Ibu Pertiwi. Kemenangan tersebut juga menjadi momentum yang tepat untuk merangkul seluruh komponen bangsa.
"Era kompetisi sudah selesai, dan kini saatnya menyatukan energi positif bangsa," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Terungkap! Artis Cantik Ini Pernah Mau Dijodohkan dengan Prabowo, Kok Gagal Nikah?
-
Akhirnya Jadi Kenyataan! 10 Tahun Lalu Komeng Pernah Berkelakar Ingin Jadi Calon Anggota Dewan
-
Mantan Istri Prabowo Pamer Usai Nyoblos, Titiek Soeharto Beri Salam 2 Jari
-
Singgung Soal Moral, 15 Eks Pimpinan KPK Ingatkan Jokowi soal 'Konflik Kepentingan'
-
Demi Pilpres Satu Putaran, Eks Relawan Jokowi-JK Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer
-
Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman