Suara.com - Prabowo Subianto berpisah dengan Titiek Soeharto pada Mei 1998 setelah gelombang gerakan Reformasi meruntukan kekuasaan 32 tahun Soeharto. Setelah pisah dari Titiek, Prabowo ternyata pernah dijodohkan dengan seorang penyanyi cantik kelahiran Bandung, Jawa Barat.
Pada kontestasi Pemilu 2014, Prabowo coba dijodohkan penyanyi Nia Daniaty. Perjodohan ini coba dilakukan oleh pengacara Nia saat itu, Indra Syahnun Lubis.
Indra merupakan pengacara yang mengurus proses perceraian Nia dengan Farhat Abbas. Indra sempat mengatakan kepada awak media bahwa kliennya itu akan ia coba perkenalkan dengan Prabowo Subianto.
Baca juga:
- Potret Keluarga Dokter Gunawan, Dokter Kopassus yang Kena Tegur Mayor Teddy
- Momen Anies Baswedan Terlihat Gelagapan Gegara Cak Imin Ucap Tiga Kata Ini
- Anies Senyum Semringah Saat Bilang Ia Bahagia, Raut Wajah Fery Farhati Terlihat Muram
Prabowo yang kala itu maju sebagai capres berpasangan dengan Hatta Rajasa sempat diterpa isu ibu negara andai ia terpilih menjadi Presiden di Pilpres 2014.
Menurut Indra, Prabowo jika menang di Pilpres 2014 membutuhkan sosok perempuan sebagai seorang ibu negara.
"Nanti, waktu dekat-dekat ini saya akan pertemukan mereka (Nia dan Prabowo). Apalagi kalau nanti Pak Prabowo jadi presiden, dia pasti butuh ibu negara," ucap Indra pada 4 Juni 2014.
Nia yang berada di samping Indra kala itu kemudian memberikan respon soal perjodohannya dengan Prabowo. Nia melemparkan senyum dan mengatakan,
"Sudah ya, jangan pancing-pancing saya soal Prabowo. Kalau mau mancing di kolam ikan saja, saya nggak mempan dipancing," ucapnya.
Baca Juga: Prabowo Dijodoh-jodohkan, Titiek Soeharto Terbakar Api Cemburu: Saya Selalu Dampingi
Nia juga sempat memberikan pujian khusus kepada mantan Danjen Kopassus tersebut. Nia mengatakan bahwa Prabowo merupakan tokoh yang diidolakan masyarakat.
"Dia lelaki yang banyak diidolakan masyarakat. Punya karakter tegas dan semoga bisa menyejahterakan dan memakmurkan rakyat Indonesia," puji Nia Daniaty.
Nah, Titiek Soeharto pasca Pilpres 2024 kembali diujuk-ujuk untuk rujuk dengan mantan suaminya, Prabowo Subianto yang juga capres nomor urut 01.
Dalam beberapa hari terakhir setelah pencoblosan 14 Februari lalu atau saat masa kampanye Pilpres 2024, publik ramai-ramai mendorong Prabowo dan Titiek kembali bersatu di dalam mahligai pernikahan.
Prabowo dan Titiek menikah pada 8 Mei 1983. Dari pernikahan itu, pasangan ini dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Ragowo Hedi Prasetyo atau dikenal dengan nama Didit Prabowo.
Sebagai suami istri dengan latar belakang keluarga pembesar negeri ini, rumah tangga Prabowo dan Titiek sempat diguncang prahara. Bahkan pada 1995, keduanya sempat dirumorkan bercerai. Kondisi itu juga senada dengan konflik antara ayah Prabowo, Soemitro dengan Soeharto.
Berita Terkait
-
Prabowo Dijodoh-jodohkan, Titiek Soeharto Terbakar Api Cemburu: Saya Selalu Dampingi
-
Terungkap! 55 Nama Calon Menteri Prabowo-Gibran di Kabinet Indonesia Emas, Ada Jokowi dan SBY?
-
Ajak Demokrat Gabung ke Pemerintahan, Kubu Ganjar Mengendus Kekhawatiran Jokowi ke Prabowo
-
'Bisakah Kalian Bawa Pulang Papa Saya?' Tanya Getir Didit Prabowo kepada Prajurit Kopassus
-
Umi Pipik Akhirnya Minta Maaf Usai Senggol Paslon 02 yang Didukung Abidzar Al Ghifari
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Lawatan Selesai, Ini Rangkuman Capaian Strategis Prabowo di Inggris, Swiss dan Prancis
-
Laba Triliunan, Sinyal Tersendat: Paradoks IndiHome di Bawah Raksasa Telekomunikasi
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza