Suara.com - Kepala Bidang Bina Teknik Dinas Bina Marga Jawa Tengah Hanung Triyono memastikan bahwa Jembatan Comal akan diuji coba pada Kamis (24/7/2014). Uji coba dilakukan setelah seluruh proses perbaikan selesai dilakukan.
"Kalau tidak ada hambatan pada uji coba besok maka Jembatan Comal akan langsung dibuka untuk kendaraan kecil pada hari itu juga, tapi tetap dilihat dulu kondisi fondasinya siap atau tidak," katanya di Semarang, Rabu (23/7/2014).
Ia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tinggal memasang agregat kelas A sebelum dilakukan proses pengaspalan pada bagian yang telah diperbaiki.
"Jika tidak ada hujan maka pengaspalan dilakukan hari ini hingga malam nanti sehingga dapat segera dioperasikan," ujarnya.
Hanung mengaku belum mengetahui apakah setelah dioperasikan nanti, lalu lintas yang melalui Jembatan Comal akan dibuka untuk satu atau dua arah karena hal itu tergantung pada jumlah kendaraan yang melintas.
"Kalau arus lalu lintasnya lengang maka bisa dibuka untuk dua arah, tapi kami memprediksi hanya dibuka satu arah yakni dari barat ke timur, sedangkan kendaraan dari arah timur ke barat diimbau melewati jalur alternatif," katanya.
Arus lalu lintas di jalur pantura terutama pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2014 dikhawatirkan terganggu akibat amblesnya "oprit" atau sambungan aspal dan jembatan di sebelah barat Jembatan Comal pada dua sisi sedalam 20 centimeter.
Kerusakan Jembatan Comal tersebut diperkirakan karena pengaruh banjir bandang pada Februari 2014 sehingga beton penyangga di bagian bawah longsor dan terjadi pergerakan tanah secara perlahan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT