Suara.com - Sejumlah bus yang berangkat dari Jakarta menuju Terminal Bus Tirtonadi Solo banyak mengalami keterlambatan. Hal itu akibat rusaknya jembatan Comal di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
"Jakarta-Solo itu biasanya ditempuh antara 10-12 jam, tetapi sekarang bisa menjadi 18-20 jam, dengan catatan tidak ada kemacetan di jalan," kata Kepala Terminal Bus Tirtonadi Solo, Eko Agus Susanto, di Solo, Rabu (23/7/2014).
Ia mengatakan akibat rusaknya jembatan di Comal tersebut, untuk bus dari Jakarta sekarang rutenya dialihkan lewat lewat Tegal - Purwokerto - Yogyakarta - Solo.
"Ya kemarin itu ada bus mudik Lebaran yang diberangkat oleh Jasa Raharja dari Jakarta menuju Solo berangkat Senin (21/7/2014) pukul 13.00 WIB sampai Solo Selasa (22/7/2014) pukul 23.55 WIB," kataya.
Rusaknya jembatan Comal ini, menurut Eko, memang banyak bus yang mengalami keterlambatan kedatangannya.
"Ya kalau untuk bus jurusan ke arah timur seperti Solo - Surabaya, Solo - Malang, Solo - Banyuwangi, Solo - Jember, Solo - Bali semuanya lancar seperti biasa".
Menyinggung mengenai bus mudik Lebaran yang masuk di Terminal Tirtonadi Solo, Eko mengatakan pada H-7 bus datang tercatat 1.880 armada dengan menurunkan penumpang 17.683 orang, untuk berangkat sebanyak 1.723 armada dengan membawa penumpang 14.810 orang.
Sementara untuk bus ekstra Lebaran pada H-7 yang datang tercatat 51 armada dengan menurunkan penumpang 1.663 orang. Bus ekstra Lebaran ini hampir semuanya dari Jakarta dan berakhir di Solo. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan
-
Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau
-
Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan
-
Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus
-
Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial
-
Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia
-
Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek
-
Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari
-
WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis
-
Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah