Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta keluarga menunaikan salat Idul Fitri 1435 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (28/7/2014) pagi.
Kepala Negara yang mengenakan jas hitam, kemeja putih dan peci hitam itu terlihat berada di barisan terdepan dengan didampingi oleh Wakil Presiden Boediono dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II dan duta besar negara sahabat.
Sementara itu Ibu Ani Yudhoyono berada di barisan terdepan khusus jemaah perempuan dengan didampingi Ibu Herawati Boediono.
Salat Idul Fitri yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB itu diimami oleh Drs H. Hassanudin Sinaga MA. Sementara bertindak sebagai Khotib adalah Guru Besar UIN Prof Dr H Maskuri Abdillah.
Semenjak pukul 06.00 WIB, ribuan umat Muslim yang ingin menunaikan salat Idul Fitri di masjid tersebut tampak sudah mulai berdatangan. Mengingat Presiden dan para pejabat negara melakukan sholat di masjid tersebut para jemaah harus terlebih dahulu melewati pos pemeriksaan.
Seusai melakukan salat Idul Fitri, Presiden dan keluarga akan menggelar "open house" di Istana Negara.
Acara "open house" tersebut dibagi menjadi empat sesi yaitu sesi pertama pada pukul 08.50 WIB sampai dengan 10.00 WIB yang ditujukan untuk keluarga inti Presiden dan Ibu Ani Bambang Yudhoyono yang dilanjutkan dengan keluarga besar dan perangkat kepresidenan Inti.
Sesi kedua pada pukul 10.00 WIB sampai dengan 10.15 WIB adalah "open house" dengan Wakil Presiden Boediono dan keluarga besarnya.
Kemudian sesi ketiga pada pukul 10.30 WIB sampai dengan 12.30 WIB, Presiden beserta keluarga akan menerima para pimpinan lembaga negara, duta besar/corps diplomatik, menteri, Panglima TNI Jenderal Moeldoko , Kapolri Jenderal Polisi Sutarman, anggota lembaga negara, mantan menteri, gubernur, kepala lembaga pemerintah nonkementerian, Pejabat TNI dan Polri.
Sesi terakhir pada pukul 15.30 WIB hingga 17.00 WIB ditujukan bagi masyarakat umum.
Perayaan Idul Fitri kali ini adalah kesempatan terakhir bagi Presiden Yudhoyono menggelar "open house" di Istana Negara mengingat Presiden Yudhoyono akan mengakhiri masa jabatannya pada Oktober nanti. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK