Suara.com - Kepolisian Daerah Papua akan menambah pasukan ke daerah penembakan di Kabupaten Lanny Jaya.
"Kepolisian Daerah Papua berencana menambah pasukan ke Lanny Jaya. Pasukan ditambah untuk pencarian terhadap kelompok sipil bersenjata," ujar Kepala Kepolisian Daerah Papua (Kapolda), Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Yotje Mende di Jayapura, Selasa (29/8/2014).
Sebelumnya dikabarkan, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua, Brigadir Jenderal Paulus Waterpauw memimpin pasukan ke Tiom, Kabupaten Lanny Jaya dengan menggunakan pesawat.
Brigjen Pol Yotje mengatakan, meski pasukan dikirim namun pihaknya tidak nyatakan siaga satu di lokasi penembakan di Indiwa, Kabupaten Lanny Jaya.
"Saya tidak menyatakan siaga satu di Lanny Jaya. Tidak ada siaga satu karena hal ini sudah dilakukan sejak lama," katanya.
Meski demikian, polisi tidak akan menyerah dengan cara-cara yang dilakukan oleh kelompok bersenjata.
"Kita akan kejar dan kita akan cari," ujar Yotje.
Dia menambahkan, hingga kini tim khusus yang dikirim masih berada di lokasi penembakan.
"Kami sudah perbantukan tim khusus ke lokasi dan sampai saat ini mereka masih ada disana," katanya.
Penembakan yang terjadi di Kampung Indawa, Tiom Kabupaten Lanny Jaya, Selasa (28/7/2014), menewaskan dua anggota polisi yakni briptu Zulkifli Ardianto Putra dan bipda Prayoga. Keduanya tertembak di kepala saat tengah melakukan pembinaan keamanan di daerah itu.
Briptu Zulkifli telah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Trikora,Waena, Jayapura, Selasa sore.
Sementata briptu Prayoga direncanakan akan diterbangkan dari Jayapura ke Semarang, Jawa Timur untuk dimakamkan di sana.
Berita Terkait
-
Dua Kelompok Ini Diduga Pelaku Penembakan Polisi di Papua
-
Menko Polhukam: Tangkap dan Hukum Pelaku Penembakan Polisi
-
Jenazah Polisi Korban Penembakan di Papua Dikirim ke Semarang
-
Polisi Ditembak Mati, Wakapolda Papua Pimpin Tim Investigasi
-
Jenazah Polisi yang Ditembak di Lanny Jaya Tiba di Bandara Sentani
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!