Suara.com - Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta mulai dipenuhi pemudik yang berdatangan dari sejumlah wilayah di Tanah Air.
General Manajer Bandara Halim Perdanakusuma, Iwan Khrishadianto, di Jakarta, Kamis (31/7/2014), mengatakan penumpang yang tiba sejak Lebaran kedua (29/7/2014) hingga H+1 atau Rabu (30/7/2014) terus meningkat.
"Saat ini penumpang yang datang sudah mulai ramai, namun diperkirakan puncaknya memasuki Jumat (1/8/2014) sampai Minggu (3/8/2014) nanti," kata Iwan.
Ia juga mengatakan sebanyak 509 penumpang yang tiba di Halim Perdanakusuma pada H+2 Lebaran hingga pukul 11.05 WIB dengan enam pesawat.
Berdasarkan data Posko Lebaran 2014 Halim Perdanakusuma, peningkatan penumpang yang tiba setiap harinya sebesar 70 persen mulai dari Lebaran kedua hingga H+1 Lebaran.
Data menunjukkan ada 1.639 penumpang tiba dengan 26 pesawat pada Lebaran kedua, sedangkan pada H+1 Lebaran, yakni 2.325 penumpang tiba dengan 36 pesawat.
Terkait dengan calo tiket, ia menegaskan pihak Angkasa Pura beserta keamanan dari TNI dan Polri telah menyisir seluruh wilayah di area bandara dan tidak menemukan calo tiket.
"Kalau di bandara lain itu kan armadanya banyak, jadi penumpang kalo 'go show' lalu penuh bisa berpindah ke armada lain dan calo pun berpeluang menjual tiket di sana, sedangkan di Halim sulit karena penjualan tiketnya dilakukan di kantor resmi armada terkait, seperti Citilink," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran
-
Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai
-
Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon
-
Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi