Suara.com - Seekor jerapah yang diangkut dengan menggunakan sebuah truk trailer tewas setelah kepalanya terbentur jembatan layang.
Foto jerapah yang diangkut dengan truk itu berhasil diabadikan dengan kamera oleh sejumlah saksi mata di Centurion, Afrika Selatan, hari Kamis (31/7/2014).
Kepala hewan berleher panjang itu terlihat menyembul dari bak truk yang melintas di jalanan. Sejumlah saksi mata mengaku berdebar-debar saat melihat truk itu hendak melintas di bawah sebuah jembatan layang.
Yang dikhawatirkan pun terjadi. Salah satu kepala jerapah itu membentur beton jembatan layang di atasnya. Jerapang malang itu pun tewas akibat trauma kepala yang parah. Beruntung, satu jerapah lainnya selamat.
Petugas dari Asosiasi Pencegahan Kekejaman terhadap Hewan, Rick Allan, mengaku masih mencari peluang untuk menuntut secara pidana orang yang bertanggung jawab atas kematian jerapah tersebut.
Sementara itu, si pemilik jerapah membantah bahwa dirinya membahayakan nyawa jerapah tersebut. Menurutnya, dia sudah beberapa kali melewati jembatan layang dan tidak pernah ada masalah.
"Kami sudah melalui banyak jembatan," kata si pemilik jerapah.
Beberapa saksi mata menyebutkan, kecelakaan itu merupakan peristiwa yang mengejutkan sekaligus menyedihkan.
"Saya merekam truk yang lewat di bawah jembatan dan tiba-tiba kepala salah satu jerapah terbentur beton jembatan," kata Pabi Moloi, salah satu saksi mata.
"Suara (benturannya) sedemikian keras sehingga sepupu saya, yang sedang menyetir, menanyakan saya apakah itu suara tembakan," lanjutnya. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan