Suara.com - Enam jenazah yang telah membusuk ditemukan di sebuah rumah di Khuzaa, Khan Younis, Jalur Gaza, hari Jumat (1/8/2014).
Menurut keterangan sejumlah saksi mata, keenamnya adalah jenazah pemuda yang ditangkap oleh tentara Israel beberapa hari sebelumnya. Saksi mata menyebutkan, keenamnya dibawa ke dalam rumah dan dibantai. Jenazahnya dibiarkan saja di dalam rumah hingga membusuk.
Salah satu saksi mata mengatakan, para pemuda malang itu dibawa ke dalam kamar mandi dan dibunuh. Sejumlah lubang bekas peluru terlihat di tembok kamar mandi tersebut.
"Ini adalah eksekusi massal terhadap enam pemuda Palestina yang dibawa ke dalam kamar mandi ini. Lihat saja lubang-lubang peluru di tembok," kata si saksi mata.
Belum ada keterangan resmi terkait pembantaian keji tersebut, baik dari pihak pejabat resmi di Gaza, maupun dari militer Israel.
Sebelumnya dikabarkan, rencana gencatan senjata 72 jam yang disepakati oleh Israel dan Hamas berakhir hanya beberapa jam setelah dimulai. Kedua belah pihak saling menyalahkan bahwa pihak lawan yang melanggar gencatan senjata tersebut. (Al Jazeera)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara