Suara.com - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Sutarman, menyerukan agar masyarakat Indonesia tidak bergabung dengan ISIS (Islamic State of iraq and Syria).
Namun sementara itu, Kapolri menilai, adanya sejumlah warga Indonesia yang bergabung dengan ISIS serta pergi ke Suriah dan beberapa negara di Timur Tengah adalah atas inisiatif masyarakat itu sendiri.
"Mereka berangkat sendiri atas nama perorangan, untuk berjuang yang menurut istilah dia adalah untuk berjihad," kata Sutarman, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/8/2014).
Sutarman menambahkan, sejak peledakan bom di Bali dan seterusnya, pihaknya mengikuti dan terus memburu jaringan teroris. Sehubungan dengan itu, polisi sendiri juga telah melakukan sejumlah penangkapan.
"Sehingga, kita bersyukur, Indonesia masih kita amankan untuk saat ini," tambahnya.
Sutarman pun menegaskan kembali bahwa salah satu dari target para teroris itu adalah petugas Polri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard