Suara.com - Kapolda Metro Jaya Dwi Priyatno menyerahkan sepenuhnya upaya operasi terhadap pendatang ke Jakarta pasca Lebaran ke Pemerintah DKI Jakarta. Kapolda menekankan tidak akan melarang penduduk daerah lain yang berkunjung ke Jakarta.
"Tapi prinsipnya, orang tidak larang, selama punya KTP Indonesia tidak dilarang," kata Dwi di Polda Metro Jaya, Selasa (5/8/2014).
Dwi menambahkan, kalau individu yang bersangkutan menjadi sumber masalah dengan melakukan tindakan melawan aturan dan pelanggaran pidana, misalnya menjadi tukang parkir liar, memalak, oknum premanisme atau munculnya prostitusi maka kita akan turun tangan.
"Kalau dia mempunyai keterampilan, kerja di sini boleh saja. Jakarta dan sekitarnya masih ada peluang. Dan memang itu mungkin diperlukan," paparnya.
Dwi juga menyatakan tidak mempermasalahkan penduduk yang mempunyai itikad baik mencari peruntungan di Jakarta.
"Masuk ke Kota Jakarta tidak dilarang. Yang dilarang itu tentunya kalau dia melanggar hukum," kata Dwi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!