Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku sudah memberikan solusi terhadap penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Monas.
"Sudah saya sampaikan diberi solusi," kata dia di Balai Kota, Selasa, (5/8/2014).
PKL Monas ini tadinya sudah dilokalisasi ke Lapangan IRTI Monas, namun mereka kembali marak masuk ke dalam lapangan Monas.
Menurut Jokowi, jika memang tidak layak, para PKL itu akan dipindahkan ke tempat lain.
"Apa IRTI saja. Pasar tidak bisa? Pasar mana yang bisa menampung?" kata presiden terpilih versi resmi KPU.
Keberadaan PKL di Lapangan Monas mulai kembali marak. Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta bersama dengan Kepolisian Sektor Gambir dan anggota Tentara Nasional Indonesia dari Satuan Garnisun Tap I Jakarta Pusat, pun kerap menggelar operasi untuk menertibkan PKL ini.
Razia ini dilakukan untuk menghalau PKL masuk ke dalam Monas. Satpol PP pun tidak takut untuk mengangkut PKL yang nakal ke Gudang Satpol PP ke Cakung untuk ditindak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli