Suara.com - Meski dikenal sebagai musisi dan tokoh besar yang peduli dengan kondisi sosial dan kerap mengkritik bobroknya pemerintahan, Iwan Fals diketahui tak ingin terlalu banyak bicara mendalam soal Pemilu Presiden (Pilpres), terutama yang baru lalu.
Sesekalinya sempat bicara, Iwan paling hanya menyatakan jika dia ikut mencoblos, atau bahwa dia memilih netral dan lain-lain. Kali ini pun demikian, tepatnya ketika berbicara mengawali ajang diskusi OPSI (Obrolan Penting Sabtu Ini), di Sekretariat Oi.
"Satu hal lagi bahwa (soal Pilpres), kita lihat proses hukum saja (yang sedang berjalan). Kita lihatlah prosesnya seperti apa," ujar Iwan, dalam acara yang digelar Sabtu (9/8/2014), kawasan Leuwinanggung, Depok.
"(Yang jelas) Hukum harus jadi panglima, jangan yang lain-lain. Saya nggak kebayang aja kalau sampai terjadi hukum rimba (misalnya)," sambung Iwan sembari tertawa, senada dengan cuitan di akun @iwanfals beberapa waktu lalu.
"Kita tunggu saja keputusan hukum soal presiden-presiden itu," tandas Iwan akhirnya, dalam acara yang juga disiarkan secara live streaming di situs IwanFals.tv tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!