Suara.com - Jumlah korban tewas akibat menenggak minuman keras oplosan di Perum Bumi Anggrek, Tambun Utara, Senin (11/8/2014) malam, menjadi empat orang. Satu orang korban tewas bernama Rohman, Rabu (13/8/2014).
"Korban tewas bertambah satu orang atas nama Rohman. Sehingga total yang tewas ada empat orang," kata Wakil Kepala Kepolisian Sektor Babelan AKP Sumarjan, di Cikarang, Rabu (13/8/2014).
Menurut Sumarjan, Rohman diketahui tewas setelah menjalani perawatan intensif RS Anna Medika. Hingga kini, lanjut dia satu korban lainnya masih dalam proses perawatan medis atas nama Ahmad Mulyadi di Rumah Sakit Anna Medika.
"Korban selamat masih dalam perawatan intensif di instalasi gawat darurat," katanya.
Sementara itu, pesta minuman keras oplosan di ruko Perum Bumi Anggrek Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, dilakukan oleh lima warga setempat berlangsung pukul 20.00 WIB.
Koran meninggal yakni, Ahmad Said, Irfan, Rohman, dan Adit Fauzi yang merupakan warga setempat.
"Kelima korban ini adalah warga kami yang tinggal di daerah Kecamatan Babelan," ujarnya.
Seluruh korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga beberapa saat setelah dinyatakan tewas oleh tim medis.
"Kita juga belum bisa memastikan apakah makam mereka akan dibongkar untuk otopsi atau tidak. Kan kasus ini juga belum dilaporkan," katanya.
Dikatakan Sumarjan, jenis minuman keras yang ditenggak korban adalah jenis Ciu yang di campurkan minuman suplemen.
"Dari keterangan saksi, minuman keras yang mereka tenggak adalah jenis Ciu yang dicampur kuku bima. Untuk campuran lainnya kita belum menyelidikinya," ujarnya.
Menurutnya, minuman keras oplosan tersebut ada tiga jenis paket yakni, paket seharga Rp20 ribu, Rp30 ribu, dan Rp50 ribu.
"Korban sendiri membeli paketan 30 ribu di warung itu," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Naik Jabatan, Kepala BGN Nanik S Dayeng Fokus Efisiensi Anggaran MBG
-
Seminar KAGAMA HSE UGM: Atasi Bencana Hidrometeorologi Melalui Rehabilitasi Lanskap Berkelanjutan
-
BGN Akan Benahi Dapur MBG, Satu Kecamatan Ditargetkan Cukup Dilayani Enam SPPG
-
Kasus Korupsi MBG, Begini Nasib Motor Listrik Hasil Mark Up dan SPPG yang Terafiliasi Dadan Cs
-
Alasan BGN Libatkan TNI dalam Jajaran Pimpinan: Butuh Ahli Teritorial!
-
Kejagung Sebut Aliran Dana Dadan Cs Berasal dari Insentif SPPG Rp6 Juta Per Hari
-
Noel Tuding KPK Jadi Alat Oligarki dan Beri Peringatan Keras untuk Prabowo
-
Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi
-
Ditendang, Dipukul hingga Mati di Laut: Derita ABK Indonesia di Armada Cumi-Cumi Dunia
-
Kode Malaikat, Vokalis, dan Gitaris: Arti Sandi Rahasia Aliran Uang dalam Skandal Imigrasi