Suara.com - Kasus pembunuhan seorang warga negara Amerika Serikat di Bali membuat biro federal Amerika Serikat (FBI) turun tangan. Agen FBI sudah tiba di Bali untuk membantu polisi lokal melakukan investigasi atas pembunuhan Sheila von Wiese Mack.
Jenzah perempuan 62 tahun itu ditemukan dalam sebuah koper di bagasi taksi di hotel St Regis di Busa Dua, Bali. Putri kandungnya, Heather Mack (19 tahun) bersama sang pacar Tommy Schaefer (21 tahun) sudah ditahan dan menjadi tersangka.
Kepolisian Bali mengklaim sudah mempunyai bukti kuat terkait keterlibatan Heather da Tommy dalam kasus pembunuhan Sheila. Apabila terbukti bersalah, Heather dan Tommy terancam hukuman mati.
“Agen FBI yang datang ke Bali ingin mengetahui perkembangan kasus ini dan juga akan memberikan bantuan,” kata kepala polisi Djoko Hari Utomo.
Sementara itu, dokter sudah merampungkan proses otopsi terhadap jenazah Sheila. Berdasarkan hasil otopsi, Sheila mengalami patah leher dan meninggal karena sesak nafas.
Sheila diduga sempat melakukan perlawanan sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Sheila dipastikan meninggal pada Selasa pagi. Heather dan Tommy menolak untuk memberikan keterangan kepada polisi lokal dan meminta pengacara dari Amerika. (AFP/CNA)
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik