Suara.com - Seorang karyawati di Malaysia ditipu sebesar 348.050 Ringgit atau sebesar Rp1,2 miliar oleh seorang teman lelaki yang ia kenal di Facebook.
Berdasarkan laporan yang diterima Kepolisian Malaysia, si perempuan korban yang berprofesi sebagai karyawati itu mengenal si lelaki sejak bulan Januari 2014. Kepada korban, si lelaki yang diyakini berkewarganegaraan Inggris itu, mengaku diwarisi uang sebesar 120.000 Poundsterling atau Rp2,3 miliar oleh ayahnya yang sudah meninggal.
"Lelaki itu berjanji akan menggunakan uang itu untuk hidup bersama dengan korban," kata Kepala Polisi Miri, Gan Tian Kee.
Kemudian, seorang perempuan yang juga diduga warga negara Inggris menghubungi korban dan mengatakan bahwa uang yang dimaksud telah tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur. Si perempuan meminta korban membayar biaya pengiriman sebesar 6.450 Ringgit atau sekitar Rp23 juta. Korban itu pun menstransfer sejumlah uang ke rekening bank yang disebutkan si perempuan.
Tak berhenti sampai di situ. Perempuan itu kembali mengontak korban dan meminta uang. Si perempuan berdalih, uang itu akan digunakan untuk membiayai ongkos hukum agar uang yang dijanjikan bisa segera dicairkan.
Total, korban sudah melakukan transaksi keuangan dengan si penipu sebanyak 13 kali. Alih-alih mendapat uang yang dijanjikan, korban justru kehilangan Rp1,2 miliar dan tak pernah menerima uang sepeserpun. (The Malay Mail)
Berita Terkait
-
OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya
-
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital
-
Waspada! Ini Penipuan yang Sering Muncul di Transaksi Digital
-
Modus Dua Sejoli Jadi Atlet NBA, Tipu Banyak Korban hingga Raup Rp56 Miliar
-
BRI Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan KUR, Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat