Suara.com - Polda Metro Jaya mengerahkan 100 anggota Sub Direktorat Wisata untuk mengamankan acara Karnaval Budaya di Monumen Nasional yang berlangsung sore ini, Senin (18/8/2014) pukul 15.00 WIB. Karnaval ini terselenggara berkat kerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Demikian dikatakan Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Adi Cahyo, di Polda Metro Jaya.
Selain mengamankan pusat acara, polisi juga mengamankan rute yang akan dilewati iring-iringan kendaraan karnaval.
Untuk mengamankan rute, kata Adi, Polda Metro Jaya bekerjasama dengan kepolisian wilayah. Akan ada 700 petugas yang dikerahkan untuk itu.
Petugas polisi yang selama ini mengamankan gedung Mahkamah Konstitusi juga dilibatkan dalam pengamanan rute karnaval.
"Kita juga bekerjasama dengan pihak Paspampers untuk melakukan pemeriksaan untuk setiap kendaraan hias delegasi karena kendaraan ini memasuki area Istana dan merupakan ring satu kewenangan Paspampres untuk melakukan pemeriksaan," kata Adi.
Untuk pengalihan arus lalu lintas, petugas direktorat lalu lintas juga dikerahkan untuk melakukan rekayasa jalur.
"Yaitu di Patung Kuda, kemudian Kedutaan Amerika, kantor pusat Pertamina dan traffic light Harmoni. Kita gunakan sistem buka tutup, melihat situasi kalau sebelum dimulainya pawai arus kita tetap buka, kemudian begitu pawai dimulai kita tutup. Pelaksanaan pawai dimulai pukul 15.00 WIB, tapi satu jam sebelumnya sudah kita persiapkan untuk pengalihan arus," kata Adi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Warga Bisa Cek dan Perbaiki Data Bantuan Sosial Sendiri? Ini Cara Ampuh Lewat Aplikasi Cek Bansos!
-
Sudah Berjalan Bertahun-tahun! Bareskrim Gerebek Home Industry Kosmetik Bermerkuri di Cirebon
-
Dino Patti Djalal Pertanyakan Sikap Pemerintah RI Atas Gugurnya Ali Khamenei
-
Surat Permintaan THR Mengatasnamakan Polres Tanjung Priok Beredar, Kapolres Tegaskan Ini Palsu!
-
Seskab: Surat Duka Cita Gugurnya Ali Khamenei Ditulis Prabowo untuk Presiden Iran
-
Tak Sekadar Silaturahmi: AHY Sebut Pertemuan Prabowo Bareng Mantan Presiden Punya Misi Khusus
-
AS Klaim Tawarkan Damai untuk Iran, Dibantah Menlu Oman
-
Nestle Indonesia Tegaskan Dampak Nyata Program Pendampingan Gizi, Dukung Upaya Pencegahan Stunting
-
Hadapi Ketidakpastian Dunia Akibat Perang, Anies Baswedan Beri Dua Nasihat ke Pemerintah
-
NATO Retak: Trump Ngambek Spanyol Ogah Bantu Perang Lawan Iran